Mozaik pekan budaya Indonesia
Sekartaji, Dwiyasista; Nurghida, Branti; Al Rasyid, Hamzah; Bima, Albizza
Semarang sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Pekan Budaya Indonesia 2015. Sepekan sudah event yang diampu oleh Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, ini membaur bersama denyut kota, dan mendapatkan apresiasi yang positif dari segenap lapisan masyarakat, mulai dari siswa-siswi SD, mahasiswa, hingga para pedagang. Tentunya bukanlah alasan kenapa Kota Semarang yang dipilih sebagai tempat pelaksanaan Pekan Budaya Indonesia untuk yang pertama kalinya.
Jika membuka lembaran sejarah, kita dapat menemukan fakta bahwa sejak ratusan tahun yang lalu Semarang sudah menjadi "melting pot" dari berbagai suku bangsa mulai dari penduduk asli (Suku Jawa), Tionghoa, Arab, hingga Eropa. Hal tersebut didukung oleh kondisi geografis kotanya yang berupa pesisir, sehingga Semarang -dahulu bernama Pragota, hingga tumbuhnya pohon asam yang arang (Bahasa Jawa asem arang) sehingga diberikan nama Semarang- bertransformasi menjadi kota pelabuhan yang merupakan salah satu gerbang untuk memasuki Pulau Jawa.
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, ini membaur bersama denyut kota, dan mendapatkan apresiasi yang positif dari segenap lapisan masyarakat, mulai dari siswa-siswi SD, mahasiswa, hingga para pedagang. Tentunya bukanlah alasan kenapa Kota Semarang yang dipilih sebagai tempat pelaksanaan Pekan Budaya Indonesia untuk yang pertama kalinya.
Jika membuka lembaran sejarah, kita dapat menemukan fakta bahwa sejak ratusan tahun yang lalu Semarang sudah menjadi "melting pot" dari berbagai suku bangsa mulai dari penduduk asli (Suku Jawa), Tionghoa, Arab, hingga Eropa. Hal tersebut didukung oleh kondisi geografis kotanya yang berupa pesisir, sehingga Semarang -dahulu bernama Pragota, hingga tumbuhnya pohon asam yang arang (Bahasa Jawa asem arang) sehingga diberikan nama Semarang- bertransformasi menjadi kota pelabuhan yang merupakan salah satu gerbang untuk memasuki Pulau Jawa.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 2015
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-08T03:03:37Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah