Bahan ajar diklat kepemimpinan Tingkat IV : agenda inovasi - berpikir kreatif dan inovasi
Suprapti, Wahyu
Pembelajaran dalam Diklatpim terdiri atas lima agenda yaitu Agenda Self Mastery, Agenda Diagnosa Perubahan, Agenda Inovasi, Agenda Membangun Tim Efektif dan Agenda Proyek Perubahan. Setiap agenda terdiri dari beberapa mata diklat yang berbentuk bahan ajar. Bahan ajar Diklatpim merupakan acuan minimal bagi para pengajar dalam menumbuh kembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta Diklatpim terkait dengan isi dari bahan ajar yang sesuai agenda dalam pedoman Diklatpim. Oleh karena bahan ajar ini merupakan produk yang dinamis, maka para pengajar dapat meningkatkan pengembangan inovasi dan kreativitasnya dalam mentransfer isi bahan ajar ini kepada peserta Diklatpim. Selain itu, peserta Diklatpim dituntut kritis untuk menelaah isi dari bahan ajar Diklatpim ini. Sehingga apa yang diharapkan penulis, yaitu pemahaman secara keseluruhan dan kemanfaatan dari bahan ajar ini tercapai.
Berfikir kreatif memungkinkan seseorang mampu melihat persoalan dari banyak perspektif dibandingkan dengan berfikir secara linier. Seorang pemikir kreatif akan menghasilkan lebih banyak alternatif untuk memecahkan suatu masalah. Untuk dapat memecahkan masalah, seseorang harus betul-betul mengetahui masalahnya sehinga dapat mencari keputusan yang tepat, efektif dan efisien. Oleh karena itu ketrampilan tehnik-teknik berfikir kreatif dalam pemecahan masalah sangat diperlukan agar pemecahan masalah dapat dilakukan secara komprehensif dengan melihat berbagai perspektif yang ada. Banyak teknik yang dapat dipergunakan dalam memecahkan masalah secara kreatif. Tentunya tidak hanya berfikir kreatif tetapi dan inovatif. Inovasi juga diharapkan sebagi usaha peningkatan kualitas layanan birokrasi kepada masyarakat. Oleh karena itu Inovasi baik dalam hal pelayanan, produk maupun hasil sangat diharapkan. Berkaitan dengan hal tersebut , maka peranan pemimpin sangat menentukan,. Peningkatan potensi pemimpin dalam berfikir kreatif dan inovatif sangat diperlukan.
Berfikir kreatif memungkinkan seseorang mampu melihat persoalan dari banyak perspektif dibandingkan dengan berfikir secara linier. Seorang pemikir kreatif akan menghasilkan lebih banyak alternatif untuk memecahkan suatu masalah. Untuk dapat memecahkan masalah, seseorang harus betul-betul mengetahui masalahnya sehinga dapat mencari keputusan yang tepat, efektif dan efisien. Oleh karena itu ketrampilan tehnik-teknik berfikir kreatif dalam pemecahan masalah sangat diperlukan agar pemecahan masalah dapat dilakukan secara komprehensif dengan melihat berbagai perspektif yang ada. Banyak teknik yang dapat dipergunakan dalam memecahkan masalah secara kreatif. Tentunya tidak hanya berfikir kreatif tetapi dan inovatif. Inovasi juga diharapkan sebagi usaha peningkatan kualitas layanan birokrasi kepada masyarakat. Oleh karena itu Inovasi baik dalam hal pelayanan, produk maupun hasil sangat diharapkan. Berkaitan dengan hal tersebut , maka peranan pemimpin sangat menentukan,. Peningkatan potensi pemimpin dalam berfikir kreatif dan inovatif sangat diperlukan.
Detail Information
- Publisher
- Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia
- Tahun
- 2015
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-04-27T22:36:11Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah